Antisipasi

Antisipasi Macet Jalur Gentong: Pertamina Hadirkan Layanan BBM

Antisipasi Menjelang Arus Mudik Lebaran 1447 H / 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB). Memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai jalur mudik utama. Termasuk di ruas Gentong-Tasikmalaya yang di kenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan dan antrean panjang kendaraan setiap musim mudik. Sebagai bagian dari strategi Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI 1447 H). Pertamina JBB telah menyiapkan berbagai layanan ekstra untuk menjamin ketersediaan BBM dan kenyamanan para pemudik Antisipasi.

Salah satunya adalah layanan Motoris BBM kemasan yang di operasikan di beberapa titik strategis. Seperti Gentong, Pos Gatur Kabupaten Tasikmalaya, Cikoneng, dan wilayah wisata Pangandaran, yang berfungsi sebagai “penyelamat” bagi pengendara yang menghadapi kondisi macet. Serta risiko kehabisan bahan bakar jauh dari SPBU resmi. Layanan Motoris ini merupakan inovasi Pertamina Delivery Service (PDS) yang secara proaktif “menjemput bola” dengan mengirim pasokan BBM langsung ke kendaraan pemudik yang membutuhkan di sela-sela kemacetan Antisipasi.

Masyarakat Tidak Harus Mengantri

Sehingga Masyarakat Tidak Harus Mengantri panjang di SPBU ketika musim libur panjang tiba. Selain itu, Pertamina juga memperkuat infrastruktur layanan di jalur mudik dengan menghadirkan Mini Serambi MyPertamina di SPBU 34.463.01 Putra Pinggan yang menyediakan fasilitas istirahat nyaman. Bagi para pengendara untuk beristirahat sejenak selama perjalanan panjang. Sekaligus sebagai upaya memberikan pengalaman mudik yang lebih aman dan terkendali.

Di samping itu, fasilitas SPBU Modular juga di berikan di daerah wisata Pangandaran untuk mengantisipasi lonjakan BBM selama periode libur. Khususnya di daerah yang jumlah SPBU-nya terbatas sehingga rawan terjadi antrean panjang di titik layanan bahan bakar tradisional. Langkah-langkah ini di lakukan seiring dengan proyeksi Pertamina bahwa konsumsi BBM di periode mudik Idul Fitri 2026 akan meningkat di bandingkan kondisi normal.

Sehingga perusahaan telah menyiapkan pasokan stok serta mekanisme distribusi yang tepat guna mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut. Pernyataan dari Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBB, Susanto August Satria. Menegaskan bahwa komitmen utama Pertamina adalah memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman terkendali.

Antisipasi Selama Masa Mudik

Sekaligus memberikan layanan yang optimal kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan jauh Antisipasi Selama Masa Mudik dan balik. Dengan begitu, pemudik yang melewati jalur Gentong-Tasikmalaya. Maupun rute padat lainnya dapat merasa tenang bahwa kebutuhan akan bahan bakar tetap terpenuhi. Apalagi ketika mereka terjebak macet atau berada di lokasi yang jauh dari SPBU utama. Berkat keberadaan layanan Motoris yang siap melayani di titik-titik rawan tersebut.

Dengan sinergi layanan ini mulai dari Motoris BBM kemasan, Serambi MyPertamina, hingga SPBU Modular. Pertamina menunjukkan upaya nyata dalam menjamin ketersediaan energi bagi para pemudik. Khususnya di jalur yang setiap tahunnya menjadi langganan kemacetan dan tantangan logistik seperti Gentong-Tasikmalaya.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan BBM semata. Tetapi juga pada keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman mudik yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan panjang saat Lebaran. Selain penyediaan layanan motoris dan fasilitas tambahan tersebut.

Dengan Menyiagakan Ribuan SPBU

Pertamina juga memperkuat stok BBM Dengan Menyiagakan Ribuan SPBU yang beroperasi 24 jam di seluruh wilayah. Serta menyediakan layanan BBM modular di titik-titik tertentu untuk menjamin distribusi energi tetap optimal. Monitoring distribusi BBM pun di lakukan secara digital dan real-time.

Di dukung mobil tangki tambahan serta koordinasi lintas pihak guna memastikan pasokan tidak terganggu. Dan kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar minyak dapat terpenuhi dengan baik Antisipasi.